Peresmian ”Maluku Tenggara Agro Marine Technopark”

Artikel

Peresmian ”Maluku Tenggara Agro Marine Technopark”

UPT Loka Konservasi Biota Laut Tual

Maluku Tenggara, 16 Juni 2015

 

 

Technopark” merupakan istilah yang cukup asing dan kemudian seolah-olah menjadi sebuah “trending topic” bagi pemangku kepentingan maupun di kalangan masyarakat ketika pemerintah sampai akhir tahun 2019 melalui BAPPENAS berencana membangun 100 Unit “Science And Techno Park (STP) dan Techno Park, TP” di seluruh Indonesia. Tidak ketinggalan satu dari total delapan Unit STP dan TP yang dimandatkan pemerintah pusat kepada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan dibangun di Maluku Tenggara, tepatnya di UPT Loka Konservasi Biota Laut Tual. Pada hari Selasa, 16 Juni 2015 dalam rangkaian acara kunjungan kerja Kepala LIPI, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain meresmikan “Maluku Tenggara Agro marine Techno Park” di Maluku Tenggara bersama dengan Bupati Maluku Tenggara, Ir. Anderias Rentanubun dan dihadiri oleh Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian, Dr. Zainal Arifin, pejabat Muspida Maluku Tenggara, Bappeda, SKPD terkait dan perwakilan dari Kelompok Masyarakat Calon Penerima Manfaat TP di Maluku Tenggara. Dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kelapa LIPI dengan Bupati Maluku Tenggara serta untuk memperkuat kedudukan dalam pelaksanaan Techno Park sekaligus menindaklanjuti “isi” yang tertulis di dalam Nota Kesepahaman tersebut juga dilakukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama antara Deputi IPK dengan Kepala Bappeda, Drs. Matheos Teslatu, M.Si. yang disaksikan oleh Pejabat Muspida, SKPD serta pejabat terkait.

Sesuai dengan arahan Kepala LIPI dan Ketua Pengelola Program Techno Park di lingkungan Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Prof. Dr. Dwi Eny Djoko Setyono M.Sc. pada tahap pertama di tahun 2015 kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di dalam program “Maluku Tenggara Agro Marine Techno Park” diarahkan pada pengembangan pangan dan perikanan. Kegiatan yang mendukung pengembangan pangan antara lain penerapan Teknologi budidaya ubi kayu, penerapan teknologi Pupuk Organik Hayati, POH serta peningkatan mutu “enbal” (Ubi kayu yang menjadi produk pertanian unggulan di wilayah Maluku Tenggara). Sedangkan kegiatan yang mendukung pengembangan sektor perikanan meliputi penerapan teknologi budidaya dan teknologi pasca panen rumput serta penerapan teknologi pasca panen produk olahan berbahan dasar hasil laut (ikan, udang, cumi, dll.). Setidaknya lebih dari 25 Kelompok masyarakat (Pokmas) atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terlibat dalam program “Maluku Tenggara Agro Marine Techno Park” yang di selenggarakan di UPT LKBL Tual. Kemudian dalam pelaksanaan kegiatan TP tersebut LIPI memiliki mitra kerja antara lain, Pemerintah daerah Maluku Tenggara, Politeknik Perikanan Negeri Tual, Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI, dan Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Diharapkan dari diresmikannya “Maluku Tenggara Agro Marine Techno Park” dapat mengembangkan industri lokal berbasis teknologi dan peningkatan daya saing masyarakat, produktifitas dan taraf hidup.

Peresmian Maluku Tenggara Argo Marine Technopark Penandatanganan MoU dengan Bupati Maluku Tenggara Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama Deputi IPK dengan Kepala Bappeda Maluku Tenggara image4 Kedatangan Kepala LIPI yang disambut dengan tarian Adat image6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *